Cara Budidaya Tanaman Kakao

Cara Budidaya Tanaman Kakao

Cara Budidaya Tanaman Kakao – Tanaman kakao atau yang biasa kita kenal dengan tanaman coklat merupakan salah satu tanaman dengan peluang besar untuk dibudidayakan. Tingginya permintaan kakao untuk pembuatan coklat menjadikan budiaya tanaman kakao menjadi salah satu peluang yang menguntungkan. Lalu bagaimana cara budidaya kakao?

Sebelum mulai menanam tanaman kakao, ada baiknya kita terlebih dulu tahu apa saja yang diperlukan kakao untuk tumbuh. Ada beberapa hal yang penting untuk diperhatikan ketika ingin membudidayakan tanaman yang berasal dari daerah tropis ini. Yang pertama adalah curah hujan.

Curah hujan yang paling ideal adalah 1.100-3.00 mm per tahunnya. Jika curah hujan daerah tersebut melebihi 4.500 mm per tahun, besar kemungkinan tanaman kakao terkena serangan penyakit black pods atau buah yang busuk. Apabila curah hujan lebih rendah dari 1.200 mm per tahun, maka ada baiknya menyiapkan saluran irigasi untuk tanaman.

Kedua adalah temperatur. Tanaman kakao yang berasal dari lingkungan hutan tropis memerlukan temperatur minimum 18o-21o dan temperatur maksimum 30o-32o.

Temperatur yang terlalu rendah dapat mengurangi laju pertumbuhan tanaman, sementara temperatur yang tinggi dapat memicu pembungaan tapi bunga tersebut akan mudah gugur. Yang ketiga cukup mudah disediakan yaitu pencahayaan sinar matahari.

Tanaman kakao perlu naungan untuk memastikan sinar matahari tidak terlalu banyak menyoroti tanaman. Pencahayan penuh menyebabkan tanaman dapat berlilit batang kecil, berdaun sempit, dan lebih pendek.

Setelah hal-hal tersebut dipenuhi, barulah dimulai langkah-langkah untuk menanam kakao. Pertama, pastikan lahan bersih dari semak belukar dan kayu-kayu kecil. Selain itu, pengendalian ilalang juga perlu dilakukan agar tidak mengganggu pertumbuhan tanaman kakao.

Setelah selesai, mulai dengan menanam tanaman kakao. Cara menanam yang baik adalah dengan memberikan jarak antara tanaman kakao.

Biasanya jarak tanam yang digunakan adalah 3×3 m, 4×2 m, dan 3.5×2.5 m. Pemilihan jarak tanah tergantung pada bahan tanam, besar pohon, jenis tanah, dan iklim area tersebut.

Baca Juga :

Hal yang tak kalah penting adalah pola tanam kakao. Pola tanam ini digunakan karena kakao memerlukan pohon pelindung sebagai naungan dari sinar matahari. Pola tanam yang paling umum digunakan untuk tanaman kakao ada 4 jenis yaitu, pola tanam kakao segi empat, pohon pelindung segi empat; pola tanam kakao segi empat, pohon pelindung segitiga; pola tanam kakao berpagar ganda, pohon pelindung segitiga; dan pola tanam kakao berpagar ganda, pelindung segi empat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *