Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Tebu

Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Tebu

Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Tebu – Tanaman Tebu (dalam bahasa Inggris disebut Sugar cane) adalah tanaman yang banyak dimanfaatkan sebagai penghasil gula dan vetsin. Tanaman ini tumbuh pada daerah beriklim tropis saja. Berjenis rumput-rumputan, tanaman ini memiliki umur yang cukup singkat yaitu dapat dipanen dalam waktu kurang lebih 1 tahun.

Di Indonesia sendiri, tanaman Tebu banyak dijumpai di pulau Jawa dan Sumatera. Pada pembuatan gula, batang tebu perlu diperas dengan mesin press di pabrik gula. Lalu, nira atau air perasannya akan disaring, dimasak, dan diputihkan sehingga menjadi gula pasir. Dari proses ini akan dihasilkan gula sebanyak 5% dan ampas tanaman Tebu sebanyak 90%, sisanya berupa molasse dan air.

Berbagai manfaat dapat diperoleh dari tanaman ini, antara lain, daun tebu dan ampasnya bisa digunakan sebagai bahan bakar boiler di mana uapnya digunakan untuk produksi dan pembangkit listrik. Batanngnya, bisa dimanfaatkan untuk membuat gula pasir. Sedangkan daun tebu yang kering bisa digunakan bahan bakar pengganti minyak tanah karena mengandung biomassa  yang memiliki nilai kalori yang cukup tinggi.

Untuk lebih mengenal tanaman Tebu, mari kita pelajari bagaimana klasifikasi dan morfologi tanaman tebu yang satu ini.

Klasifikasi Tanaman Tebu

  • Kingdom : Tumbuhan (Plantae)
  • Divisi : Magnoliophyta
  • Kelas : Tumbuhan berkeping satu/monokotil (Liliopsida)
  • Ordo : Poales
  • Famili : Poaceae
  • Genus : Saccharum L.
  • Spesies : Saccharum arundinaceum
  • Species : Saccharum bengalense
  • Species : Saccharum edule
  • Species : Saccharum officinarum
  • Species : Saccharum procerum
  • Species : Saccharum ravennae
  • Species : Saccharum robustum
  • Species : Saccharum sinense
  • Species : Saccharum spontaneum

Morfologi Tanaman Tebu

Beberapa ciri morfologi yang dimiliki oleh tanaman Tebu adalah:

  1. Akar

Tanaman Tebu memiliki akar yang terbagi menjadi dua bagian yaitu akar tunas dan akar stek. Akar tunas adalah akar bibit yang tumbuh dari mata tunas. Sedangkan akar stek adalah akar yang tumbuh dari cincin akar batang dengan masa hidup yang tidak lama.

  1. Batang

Batang pada tanaman Tebu bagian luarnya berkulit keras dengan bagian dalam lebih lunak mengandung nira. Batang tanaman Tebu beruas-ruas dengan bentuk ruasnya zig-zag atau tegak. Bentuk ruasnya sendiri memiliki variasi sesuai dengan varietasnya.

Pada bagian ruas tebu terdapat mata ruas yang letaknya pada buku ruas batang dan dilindungi oleh pangkal pelepah. Batang tebu yang baik biasanya memiliki tinggi 3-5 meter atau lebih.

  1. Daun

Daun tanaman Tebu terdiri atas helai daun dan pelepah daun tidak bertangkai. Daunnya memiliki pangkal pada buku dan kedudukannya berseling antara kanan dan kiri. Pelepah daun menutupi batang sehingga buku-bukunya tidak terlihat.

  1. Bunga

Bunga tanaman Tebu berstruktur seperti piramida dengan panjang 70-90 cm dan mengandung ribuan bunga kecil. Bunganya sendiri terdiri dari tenda bunga yaitu 3 helai daun kelopak dengan 1 helai daun tajuk bunga, 3 benang sari, 1 bakal buah dengan kepala putiknya yang berbulu-bulu. Bunga masak dicirikan dengan bentuk benang sarinya yang panjang dan kepala sari menggantung keluar dari tajuk bunga.

Terimakasih telah membaca materi seputar klasifikasi dan morfologi tanaman Tebu, Semoga bermanfaat.

Baca Juga :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *