Pengertian, Dan Proses Terjadinya Gerhana Bulan

Pengertian, Dan Proses Terjadinya Gerhana Bulan

Melalui kesempatan bagus kali ini dalam artikel ini kami akan membahas tentang Pengertian, Dan Proses Terjadinya Gerhana Bulan lebih detil namun ringkas untuk memahami dan menambah wawasan dan pengertian terhadap ilmu Fisika bagi siswa / wi.

Bulan merupakan satelit dari Bumi yang keberadaannya adalah mengitari Bumi dari pagi hingga malam hari, begitu seterusnya. Seperti halnya masing – masing planet di Galaksi dimana Bumi berporos, mereka rata – rata memiliki satelitnya masing – masing bahkan beberapa planet di dalam susunan tata surya mempunyai satelit alam yang berjumlah lebih dari satu.

Selain berfungsi menjadi satelit pada Bumi, Bulan juga mampu berperan sebagai sumber cahaya alami terhadap Bumi terutama pada waktu malam hari dimana Matahari sedang terbenam di kaki langit dengan menyimpan sinarnya untuk menerangi Bumi ketika siang hari, esok. Untuk menyinari Bumi agar tidak terlalu gelap gulita pada waktu malam hari, adalah fungsi Bulan dan Bintang bertebaran di langit yang menjadikan Bumi bercahaya meskipun tidak secerah pada waktu siang hari.

Pengertian Dari Gerhana Bulan

Yang dimaksud dengan fenomena Gerhana Bulan adalah sebuah fenomena alam yang kejadiannya di permukaan Bumi ini sangat langka dimana Gerhana Bulan merupakan fenomena alam yaitu tertutupnya Bulan oleh bayangan yang dipantulkan dari Bumi sehingga Bulan mulai terlihat terkikis hingga akhirnya seperti menghilang. Gerhana Bulan terjadi saat posisi antara Bulan, Bumi, dan Matahari terletak dalam satu garis lurus. Dimana posisi yang unik ini terjadi hanya sebentar saja namun beberapa kali dalam masing – masing periode.

Proses Terjadinya Gerhana Bulan

Gerhana Bulan pada awal terjadinya merupakan suatu peristiwa alam dimana terjadinya kedudukan antara Matahari, Bumi, dan Bulan berada pada posisi satu garis lurus, sehingga bayangan Bumi berukuran raksasa akan memulai untuk menutupi sebagian atau keseluruhan dari bidang Bulan. Proses berlangsungnya Gerhana Bulan ini dimulai ketika Bumi terletak diantara Matahari dan Bulan yaitu pada satu jalur garis. Kondisi inilah yang menyebabkan cahaya Matahari tidak mampu menembus hingga ke Bulan karena terhalang oleh bayangan Bumi.

Seperti halnya kondisi alam karena adanya Gerhana Matahari, proses terjadinya Gerhana Bulan bisa kami jelaskan lebih mudah seperti tersebut di bawah ini :

Dimulai saat Bulan yang biasanya bersinar terang dan cantik tiba – tiba tertutup sedikit demi sedikit hingga total oleh bayangan hitam berukuran besar yang tak lain adalah pantulan dari bayangan Bumi.

Selanjutnya Bulan semakin terdesak dan pada akhirnya tertutup total yang hanya terlihat sebagian saja menyerupai bentuk sabit / menyabit. Setelah itu, beberapa jam berlalu, Bulan benar – benar menghilang karena terhalang oleh bayangan Bumi. Nah saat inilah anda tidak bisa menyaksikan keindahan Bulan dimana Gerhana Bulan benar – benar sedang terjadi.

Setelah Bulan terlihat menghilang, kemudian anda akan melihat Bulan tiba – tiba muncul kembali dari arah pertama kali Bulan tersebut menghilang. Kemunculan Bulan ini adalah secara perlahan – lahan dengan dimulai dari bentuk sabit semakin lama semakin kelihatan jelas menjadi setengah lingkaran sabit lalu tampak utuh seperti semula.

Baca Juga :

Demikianlah proses terjadinya Gerhana Bulan yang dimulai dari awal hingga akhir. Dimana fenomena alam ini terjadi dengan membutuhkan waktu hanya beberapa jam saja dalam sehari. Disarankan untuk menyaksikan keindahan fenomena alam ini mulai dari menghilangnya bulan hingga kemunculan bulan yang utuh seperti sedia kala.

Semoga bermanfaat !

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *