Sejarah, Ciri, dan Tujuan Filsafat

Sejarah, Ciri, dan Tujuan Filsafat

Sejarah, Ciri, dan Tujuan Filsafat – Sebelum kita mengetahui sejarah dari filsafat, adapun bebrapa pengertian filsafat menurut kalangan filosof adalah:

  1. Upaya spekulatif untuk menyajikan suatu pandangan sistematik serta lengkap seluruh ralitas.
  2. Upaya untuk melukiskan hakikat realitas akhir dan dasar serta nyata.
  3. Upaya untuk menentukan batas-batas dan jangkauan pengetahan sumbernya, hakikatnya, dan nilainya.

Suatu ketika di antara abad keenam dan keempat sebelum Masehi, perkembangan luar biasa terjadi di sejumlah tempat besar . di berbagai wilayah di selatan, di utara dan timur Mediterania, di Cina, India dan beberapa wilayah di antaranya, para pemikir kreatif mulai menantang dan melampaui kepercayaan-kepercayaan religious,mitologi, dan folkor masyarakat yang sudah mapan. Pemikiran mereka makin abstrak. Pertanyaan-pertanyaan mereka makin menyelidik. Jawaban-jawaban mereka makin ambisius, makin spekulatif, dan makin memicu kemarahan.

Mereka menarik para murid dan pengikut. Mereka membentuk sekolah, pemujaan, dan agama-agama besar. Mereka adalah “para filsuf” pencari kebijaksanaan, yang tidak puas dengan jawaban-jawaban gampangan dan prasangka-prasangka popular. Sokrates (470-399 SM) orang yang dieksekusi karena ajaran dan sikap politiknya.

Ia bersikeras pada anggapan bahwa orang yang baik dan sejati takkan melakukan kejahatan, ia meninggal seakan-akan untuk memperagakan secara ekstrem dan dramayik kepercayaan itu. Bersama kematiannya, filsafat menjadi obsesi generasi demi generasi dan generasi mula-mula di Yunani, kemudian di Romawi, kemudian  bagi para pemikir Eropa.

Ciri Filsafat

Ada tiga ciri utama filsafat yakni :

  1. Universal (menyeluruh), yaitu pemikiran yang luas dan tidak aspek tertentu saja
  2. Radikal (mendasar) yaitu pemikiran yang dalam sampai kepada hasil yang fundamental dan essensial.
  3. Sistematis, yaitu mengikuti pola dan metode berfikir yang runtut dan logis meskipun spekulatif.

Beberapa penulis menambahkan ciri-ciri yang lain yakni :

  1. Deskriptif, adalah suatu uraian yang terperinci tentang sesuatu, menjelaskan mengapa dan bagaimana sesuatu berbuat begitu.
  2. Kritis, yaitu mempertanyakan segala sesuatu (termasuk hasil filsafat) dan tidak menerima begitu saja apa yang terlihat sepintas, yang dikatakan dan yang dilakukan masyarakat.
  3. Analisis, yaitu mengulas dan mengkaji secara rinci dan menyeluruh sesuatu, termasuk konsep-konsep dasar yang dengannya kita memikirkan dunia dan kehidupan manusia.

Tujuan Fisafat

Tujuan filsafat adalah membantu persoalan manusia dalam kehidupan, mempermudah manusia dalam menghadapi kehidupan ini,dan membantu menjawab dari segala pertanyaan manusia tentang kehidupan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *