Tujuan, Fungsi, Manfaat dan Prinsip SOP

Tujuan, Fungsi, Manfaat dan Prinsip SOP

Tujuan, Fungsi, Manfaat dan Prinsip SOP – Yang menjadi tujuan umum disusunnya sebuah SOP adalah tersusunnya penjelasan rinci segala kegiatan, tugas, dan pekerjaan dalam sebuah perusahaan.

Dalam praktiknya, tujuan SOP tersebut sangat bermanfaat untuk menjaga kinerja pegawai agar tetap konsisten pada satu keadaan tertentu. SOP sebagai pedoman atau acuan dalam bekerja akan membantu mencegah atau meminimalisir kesalahan.

Penilaian mutu hasil pekerjaan akan dapat terukur karena jelasnya urutan alur kerja, wewenang dan tanggung jawab semua pihak. Serta menghindari terjadinya mal praktik dan kesalahan administrasi.

Sampai di sini kita telah paham pengertian dan tujuan dari SOP. Selanjutnya fungsi dari SOP itu sendiri layak untuk diketahui. Ada beberapa fungsi SOP, yaitu

  1. SOP dapat dijadikan pedoman dalam organisasi/perusahaan. Tim akan sangat terbantu dengan adanya SOP sehingga memudahkan pekerjaan
  2. SOP bisa dijadikan dasar hukum apabila ada yang melakukan penyimpangan
  3. SOP memiliki fungsi memberitahukan segala hambatan yang akan ditemui oleh karyawan
  4. Menjaga kedisiplinan pegawai

Fungsi SOP di atas akan banyak memberi manfaat buat perusahaan. Sebagai acuan kerja, SOP akan bermanfaat dalam mengurangi kesalahan dasar pegawai saat bekerja. Hal ini sesuai dengan tujuan SOP di atas. Adanya standar kinerja membuat karyawan agar bekerja mandiri tidak melulu disuapi atau selalu dipandu atasannya.

Kinerja pegawai pun mudah untuk dievaluasi apakah telah sesuai dengan standar perusahaan. Sedangkan bagi pegawai baru tentu akan memudahkan mereka beradaptasi di lingkungan kerja. Semua jobdesk telah tergambarkan demikian detil dalam SOP, pegawai baru tinggal mengikutinya.

Lalu bagaimana cara menyusun SOP yang baik? SOP yang disusun harus mudah dipahami, mudah diterapkan dan dijalankan. Harus jelas alurnya hingga mudah ditelusuri jika muncul hambatan dalam penerapannya. Untuk itu penyusunan SOP perlu mengikuti prinsip-prinsip berikut, yaitu

  1. Mudah dan jelas

Pegawai lama maupun baru harus dapat memahami dan menerapkan prosedur yang disusun tanpa ada kendala.

  1. Efisien dan efektif

Adanya SOP diharapkan membuat pekerjaan menjadi lebih cepat diselesaikan dan dengan biaya semurah mungkin.

  1. Selaras

Prosedur yang disusun harus sinkron dan saling terkait.

  1. Terukur

SOP menghasilkan output yang dapat diukur mutunya.

  1. Dinamis

Prosedur yang ada mudah disesuaikan dengan kebutuhan di masa depan.

  1. Orientasi pada pengguna

Prosedur yang tersusun patut memperhitungkan keperluan penggunanya.

  1. Kepatuhan dan kepastian hukum

Hukum yang berlaku mesti diperhatikan saat menyusun SOP.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *